Menakar nilai tawar teknologi hasil litbang

Memasuki perdagangan bebas dan era globalisasi banyak hal-hal yang harus dipersiapkan, di antaranya adalah kesiapan para peneliti dan pengembang teknologi dalam temuan-temuan yang bersifat inovatif. Namun sejauh ini kontribusi para peneliti dan pengembang teknologi pada dunia usaha atau industri masih banyak kekurangannya. Sedikit sekali hasil penelitian yang bersifat komersil. Terkait dengan hal tersebut, program percepatan implementasi dan komersialisasi hasil-hasiI riset dan teknologi sangat diperlukan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya serap hasil riset dan teknologi dalam negeri ke berbagai dunia usaha. Beberapa pengalaman memperlihatkan bahwa dunia industri sangat sangsi dengan hasil kerja dan kualitas penelitian di Indonesia. Hal ini karena hasil-hasil riset selama ini banyak yang tidak dilengkapi oleh sejarah perjalanan suatu penelitian atau dokurnentasi yang lengkap dari hasil penelitian tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, ada suatu usaha untuk meningkatkan nilai tawar teknologi yang dilakukan secara bertahap untuk mencapai komersialisasi. Hubungan-hubungan kemitraan dilakukan untuk dapat dijadikan model dalam percepatan komersialisasi hasil-hasil riset. Ada 6 hasil penelitian yang mempunyai karakteristik berbeda-beda. Ada yang sudah sukses komersil dan yang akan sukses. Model kemitraan dari 6 hasil penelitian jika dilakukan akan menghasilkan suatu model yang terintegrasi. Dan diharapkan model tersebut sinkron dengan tahapan-tahapan dalam menaikkan nilai tawar teknologi serta mempercepat komersil.

Menaikkan nilai tawar teknologi

Dalam studi ini, proses tahapan menaikkan nilai tawar teknologi dicoba untuk diperbaiki. Jika perlu didesain ulang dalam bentuk proses yang efisien, pendekatan yang dilakukan adalah dengan metode Business Process Reengineering agar diperoleh waktu yang lebih pendek. Model partnership (kemitraan) yang terintegrasi dilakukan dengan pendekatan secara skematik. Hal ini juga untuk mengukur efektifitas partnership dilakukan dengan radarchart untuk lebih mengetahui perbedaan efektifitasnya.

Analisis dilakukan dan dihasilkan suatu bentuk proses komersialisasi yang sederhana dan lebih efisien dalam bentuk blok diagram. Analisis ini menghasilkan pengurangan waktu yang cukup penting disertai kendala yang menyebabkan prosesnya menjadi lama. Perbaikan proses dilakukan terhadap kurva s, dengan menyisipkan satu proses paten turunan. Model partnership yang dihasilkan dikendalikan sepenuhnya oleh Ieadership dengan efektifitas partnership pendanaan dalam kondisi kurang. Telah terjadi sinkronisasi dalam percepatan komersialisasi yaitu dilakukannya peningkatan nilai tawar teknologi bersama-sama dengan melakukan partnership.

One thought on “Menakar nilai tawar teknologi hasil litbang

  • 12 Oktober 2019 pada 6:45 pm
    Permalink

    F*ckin’ tremendous things here. I’m very glad to see your post. Thanks a lot and i am having a look ahead to contact you. Will you please drop me a mail?

    Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: